Beranda > Kabar

Kabar SeniRupa IKJ | Rabu, 17 Mei 2017

 

Tafakur
pameran lukisan kaligrafi
Program Studi Seni Murni | SeniRupa IKJ

20 -31 Mei 2017
Galeri Cipta II
09.00-21.00

workshop kaligrafi
koordinator: Kurnia Agung Robiansyah
Selasa 23 Mei 2017, 15.00-selesai
Lobi Galeri Cipta II, TIM
(terbuka buat umum)

Diskusi
Kaligrafi Arab Kontemporer

Pembicara: Drs. Didin Sirojuddin, M.Ag
Moderator: Tri Aru Wiratno, S.Sn, M.Si
Selasa 30 Mei 2017, 16.00-17.30
Lobi Galeri Cipta II, TIM
(terbuka buat umum)

Program Studi Seni Murni FSR-IKJ

Latar belakang
Bulan Ramadhan merupakan saat yang penting bagi masyarakat muslim dimanapun berada, saat untuk membentuk kembali jati diri sebagai muslim dengan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Jakarta sebagai kota Metropolitan dengan masyarakat urban yang sebagian besar muslim juga turut mewarnai suasana ramadhan, jam kegiatan sehari-hari dipersingkat, tempat makan banyak tutup disiang hari, sholat di masjid banyak dilaksanakan berjama’ah untuk bertafakur. Dapat disimpulkan suasana relijius sangat terasa di bulan ramadhan, keadaan inilah kami mengambil kesempatan untuk turut berperan serta dalam mendukung suasana relijius, dengan keadaan dan suasana dimana kami berada, sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Maksud
Sebagai bentuk turut berperan serta dalam suasana relijius, maka kami bermaksud menyelenggarakan pameran lukisan kaligrafi Islam dengan materi bersumber pada kitab suci Al Qur’an. Hal ini didasari pada kenyataan bahwa banyak mahasiswa berbagai jurusan atau peminatan FSR-IKJ yang memiliki kemampuan estetika dibidangnya juga memiliki kompetensi dalam kaligrafi Islam, oleh karena berlatar belakang pendidikan pesantren
Turut melestarikan dan  mengembangkan seni kaligrafi Islam sebagai bagian dari senirupa pada umumnya

Tujuan
Pameran Lukisan Kaligrafi Islam bertujuan  membuka peluang kegiatan mahasisiwa FSR-IKJ berekspresi dengan bentuk alternative dimana kaligrafi merupakan bagian dalam ekspresi senirupa. Melalui keindahan kaligrafi pada pameran ini diharapkan bisa memberi ketenangan batin bagi pengamat juga sebagai lambang bahwa Islam pembawa kedamaian bagi umat manusia, bukan pembawa permusuhan

Bahwasanya keimanan menjadi landasan dan batasan dasar dalam kebebasan kreatif, sehingga hasil proses kreatifnya tidak menimbulkan kegaduhan pihak lain, akan tetapi bisa diapresiasi secara umum, dimana Islam adalah damai dan saling menghormati.

Pameran ini, mengusung Tafakur, yang berarti berpikir dan mengingat Allah SWT, dengan 39 perupa yang mengolah kaligrafi ini melalui berbagai medium dengan berbagai gaya, figural, ekspresif,  abstraksi maupun kontemporer, memperlihatkan sebagian kecil dari kekayaan ekspresi ‘ Seni Kaligrafi Islam’ yang telah mendunia.  

Dapat membuka pameran dari para perupa yang berasal dari lembaga pendidikan tinggi seni yang kami kelola adalah peristiwa yang sangat membanggakan. Penting bagi sebuah pendidikan tinggi seni, untuk dapat mempertanggungjawabkan proses pembelajarannya kepada masyarakat. Peristiwa ini adalah salah satu bentuk pertanggung-jawaban tersebut.