Beranda > Penelitian & Pengabdian Masyarakat

Desain Interior | Selasa, 03 Januari 2012 | ZULHAM BAHAR

Hotel yang akan direncanakan berkonsep hotel bisnis yang bertujuan memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis akan tempat menginap sekaligus tempat untuk memperlancar usaha bisnisnya. Oleh karena itu hotel bisnis ini dilengkapi dengan fasilitas seperti: kamar tamu, ballroom, ruang meeting, coffee shop, bussiness center, bar lounge, helth center, fitness center, dan spa. Trend kehidupan modern para pelaku bisnis yang semakin menuntut mobilitas dengan gaya hidup yang nyaman, praktis, cepat, serta mudah, melatar belakangi penulis untuk mengambil lokasi di kawasan strategis yaitu Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Pusat.
Untuk tema disainnya sendiri, hotel bisnis ini, mengambil tema disain modern pop art yang didasarkan dari ciri hotel bisnis dan penghuni hotel bisnis tersebut yang dinamis dan aktif.
Mengenai pengertian modern pop art penulis menganalisa secara historis. Gaya pop art memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakannya dengan gaya interior pada masa sebelumnya, atau bahkan dengan periode sesudahnya. dalam menata interior dengan spirit retro, yang pada dasarnya mengambil ide dari tatanan interior era 1950-an sampai 1960-an.
Modern pop art dalam gaya disain interior mengacu pada fungsional dalam hal ini berhubungan dengan bentuk dan penggunaan material yang dipadukan dengan warna – warna pada era pop art, sehingga terapan disainnya menjadi lebih simple dan energic, dalam penegertian bentuk yang sederhana lebih mengedapankan fungsi yang dipadukan dengan warna cerah sehingga memberikan efek psychology yang aktif dan dinamis

ZULHAM BAHAR

Tahun 2010 | 3050150018