Top
  /     /   Kabar Seni Rupa IKJ

Siaran Pers: Seminar Nasional Seni Rupa Pusaran Urban 6, Narasi Visual dan Praktik Estetik di Kota: Perspektif Interdisiplin Seni Rupa dan Desain

Fakultas Seni Rupa dan Desain Insitut Kesenian Jakarta melalui Bidang Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Kembali melaksanakan Seminar Nasional Seni Rupa Pusaran Urban pada, Rabu (22/07) di Galeri FSRD IKJ, Jakarta Pusat . Pelaksanaan Seminar Nasional Pusaran Urban yang pada tahun ini menginjak tahun ke-6 dalam penyelenggaraannya kali ini untuk pertama kali diadakan secara luring (offline) semenjak awal pelaksanaannya di masa pandemi dengan sistem daring (online).

Dengan mengangkat tema Narasi Visual dan Praktik Estetik di Kota: Perspektif Interdisiplin Seni Rupa dan Desain

seminar nasional ini menyampaikan makna tentang kota yang kita tinggali hari ini telah menjelma menjadi ruang hidup yang padat oleh pesan visual hingga terasa saling tumpang-tindih, di dalam ekosistem urban ini, batas antara pengirim dan penerima pesan tidak lagi terdefinisikan secara jelas yang mana keduanya dapat bertukar posisi dengan cepat. Selain itu, narasi visual perkotaan saat ini tidak lagi sekadar menyoal hiruk-pikuk secara fisik di ruang publik, melainkan telah merambah dan meluas ke dalam ruang-ruang digital yang berkelindan dengan imajinasi warga yang berdiam di dalamnya terhadap kota yang mereka hidupi dan menghidupi mereka selama ini.

Narasi visual perkotaan tidak tumbuh begitu saja sebagai pemenuhan kebutuhan estetis yang instan namun juga berkontribusi dalam membangun konstruksi estetika kota yang lebih mendalam. Estetika yang hadir bukan lagi berupa “gincu” atau riasan permukaan yang superfisial, tetapi juga menjadi cerminan nyata serta ruang negosiasi dari pergolakan dinamika sosial, politik, dan ekonomi warganya.

Melalui lensa interdisiplin Seni Rupa dan Desain, fenomena ini membuka ruang luas untuk membedah bagaimana estetika kota diproduksi, dikonsumsi, dikontestasikan, hingga akhirnya disirkulasikan dalam sirkuit kebudayaan. Proses ini menuntut kita untuk melihat kembali bagaimana praktik visual di ruang publik maupun digital tidak hanya menjadi produk konsumsi visual, tetapi juga menjadi instrumen kritis dalam membaca arah perkembangan kebudayaan kota modern.

Melihat pentingnya isu ini, seminar nasional ini diselenggarakan sebagai ruang diskusi dan refleksi bersama untuk mengkaji lebih dalam kompleksitas narasi visual urban. Kegiatan ini bertujuan untuk memantik pemikiran kritis para peserta, menawarkan peta jalan konseptual yang baru, serta menemukan titik temu kolaboratif melalui metode seni dan desain demi mewujudkan pengembangan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Seminar Nasional Seni Rupa Pusaran Urban 6 dibuka oleh Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta, Dr. Adlien Fadlia, S.Sn, M.Ds, menghadirkan narasumber diantaranya: Dr. Martin Suryajaya, M.Hum. (Akademisi Sekolah Pascasarjana IKJ), Adi S. Noegroho (Chief Creative Officer Narrada Communications), Felencia Hutabarat (Peneliti Budaya) dan Enin Supriyanto (Artistic Director) serta moderator Wili Sandra, M.Hum. (Akademisi Sekolah Pascasarjana IKJ).

Keynote Speaker Dr. Martin Suryajaya dari Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta,  mengangkat tema “Estetika Sebagai Tindakan Warga Merawat Kota” dalam seminar ini dengan mengulasnya melalui beberapa pertanyaan utama yaitu: Bagaimana melihat warga berestetika, Bagaimana seniman mengestetikakan kota dan Bagaimana warga merawat kota melalui Tindakan estetis. Diskusi dengan tema ini memusatkan perhatian pada isu-isu yang melanda warga, seniman, kota dari sudut pandang estetika dimana estetika kota tidak semata terpusat pada membangun dan merawat keindahan sebagai pengalaman estetis tetapi juga memperluasnya melalui ketidaknyaman, kemacetan, polusi dan hal-hal yang dihadapi warga perkotaan sehingga estetika warga mengakui nilai estetika negativ sebagai data penting adanya indikator sensoris ketidakadilan ruang. Pada isu lain yakni seni mewargakan kota menjelaskan bahwa seni sebagai cara warga mengklaim hak atas kota, tidak semata sebagai dekorasi urban tapi juga alat partisipasi, resistensi dan pertemuan sosial.

Seminar ini juga diikuti oleh 19 pemakalah yang dikelompokan menjadi 3 (tiga) bidang besar keilmuan yaitu DKV, Kriya dan Seni Murni yang dimoderatori oleh dosen-dosen FSRD IKJ dan dilangsungkan melalui online Zoom meeting. Isu-isu yang diangkat oleh para pemakalah sangat beragam mulai dari keilmuan DKV yang mengangkat judul antara lain Batik Lasem sebagai Arsip Visual Urban Hibriditas Budaya dan Dari Wayang ke Elemen Sirkuit: Transformasi Visual Semar dalam Poster Pementasan Mencari Semar Teater Koma, dari keilmuan Kriya mengangkat judul Kebaya Kota: Narasi Identitas dan Gaya Hidup Perempuan Urban, sedangkan dari keilmuan Seni Murni menyoroti Seni Urban sebagai Estetika Politemporal dalam Seni Kontemporer Jakarta: Arsip Digital, Memori Visual dan Kritik atas Linearitas Sejarah Seni. Melalui beragam isu yang didiskusikan dalam seminar kali ini, jelas bahwa isu perkotaan tidak akan pernah selesai sebagai focus dalam konteks seni urban visual dan bagaimana seniman, praktisi maupun warganya bereaksi dan beraksi di ruang perkotaan.


Publikasi Media

  1. Waspada.id. (2026, 22 Juli). IKJ dorong seni warga menjadi bagian dari identitas dan estetika kota. Waspada.id. https://www.waspada.id/artikel/ikj-dorong-seni-warga-menjadi-bagian-dari-identitas-dan-estetika-kota
  2. Tribunnews.com. (2026, 22 Juli). Akademisi: Warga punya peran besar membentuk estetika kota, bukan hanya seniman. Tribunnews.com. https://www.tribunnews.com/metropolitan/7857683/akademisi-warga-punya-peran-besar-membentuk-estetika-kota-bukan-hanya-seniman
  3. Kompas.com. (2026, 22 Juli). Pusaran Urban VI IKJ: Narasi visual kota angkat kegelisahan warga. Kompas.com. https://www.kompas.com/edu/read/2026/07/22/153831271/pusaran-urban-vi-ikj-narasi-visual-kota-angkat-kegelisahan-warga
  4. Sindonews.com. (2026, 22 Juli). Ketika kota menjadi kanvas: Pusaran Urban 6 membaca estetika kehidupan modern. Lifestyle Sindonews.com. https://lifestyle.sindonews.com/read/1731553/166/ketika-kota-menjadi-kanvas-pusaran-urban-6-membaca-estetika-kehidupan-modern-1784808454
  5. Medcom.id. (2026, 22 Juli). Bukan cuma di galeri, IKJ ajak warga hias ruang publik Jakarta lewat seni rupa. Medcom.id. https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/5b2y2A2N-bukan-cuma-di-galeri-ikj-ajak-warga-hias-ruang-publik-jakarta-lewat-seni-rupa

 

Tayangan Ulang Pararel session You Tube

Room 1

Room 2

Room 3

Room 4

Sebarkan :
Daftar