Kolaborasi KEHATI dan IKJ: Seni sebagai Media Suarakan Isu Bioprospeksi dan Hak Masyarakat Adat
Yayasan KEHATI melalui program SOLUSI menggandeng Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dalam upaya unik menyuarakan isu keadilan ekologis. Dilansir dari siaran pers resmi Biodiversity Warriors, kedua institusi ini menggelar diskusi publik bertajuk “Melindungi Harta Karun Bumi Pertiwi: Pentingnya Akses dan Pembagian Manfaat Bioprospeksi bagi Masyarakat Adat” di Jakarta (26/11).

Sumber Foto: Dok. https: biodiversitywarriors.kehati.or.id/
Kegiatan ini menyoroti bagaimana pengetahuan tradisional masyarakat adat seringkali dikomersialisasi tanpa izin (bio-piracy). Muhammad G. Korebima, Team Leader Program SOLUSI, menekankan pentingnya mekanisme Access and Benefit-Sharing (ABS) agar masyarakat adat mendapatkan manfaat ekonomi dan perlindungan hukum atas pengetahuan yang mereka jaga.
Keterlibatan mahasiswa IKJ diharapkan dapat memperkuat peran dunia seni dalam mengomunikasikan isu rumit seperti bioprospeksi agar lebih mudah dipahami publik luas.
Baca siaran pers lengkapnya di laman Biodiversity Warriors KEHATI: [Tautan Asli Anda Disini]